Kamis, 23 November 2017

KAMPANYE PUBLIC RELATIONS
A.      Pengertian Kampanye
Kampanye Public Relations (PR campaign) dalam arti sempit bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan khalayak sasaran (target audience) untuk merebut perhatian serta menumbuhkan persepsi atau opini yang positif terhadap suatu kegiatan dari suatu lembaga atau organisasi (corporate activities) agar tercipta suatu kepercayaan dan citra yang baik dari masyarakat melalui penyampaian pesan secara intensif dengan proses komunikasi dan jangka waktu tertentu yang berkelanjutan.Dalam arti lebih umum atau luas, kampanye public Relations tersebut memberikan penerangan terus-menerus serta pengertian dan memotivasi masyarakat terhadap suatu kegiatan atau program tertentu melalui proses dan teknik komunikasi yang berkesinambungan dan terencana untuk mencapai publisitas dan citra yang positif.
Dalam peranan atau praktik lapangan Public Relations sehari-hari bahwa kampanye tersebut akan berbeda pengertiannya dengan propaganda. Melakukan kampanye (PR campaign) di sini lebih menitikberatkan untuk membangun suatu saling pengertian dan pemahaman (soft selling) melalui persuasi dari khalayak sasaran. Sedangkan propaganda, selain bertujuan untuk mencari pengikut atau dukungan, juga untuk tujuan membangun suatu pengertian dari khalayak sasaran, tetapi lebih menitikberatkan unsur “paksaan” (hard selling) disamping melakukan persuasi. Keduanya sama aktivitasnya dalam penyampaian pesan atau isu melalui proses berkomunikasi dengan menggunakan media massa dan media non massa.
Istilah propaganda lebih dulu dikenal dalam kegiatan komunikasi yang dirancanga untuk jangka panjang,misalnya dalam bidang kegiatan keagamaan, politik, dan hingga militer melalui komunikasi satu arah, kursif dan intimidasi melalui kekuatan dan kekuasaan yang dimiliki pihak komunikator yang selalu berkonotasi negatif. Sedangkan konsep kampanye yang lahir kemudian dan melakukan kegiatan komunikasi secara terencana yang lebih moderat, terbuka, toleran, dengan waktu terbatas atau jangka pendek, dan program jelas, persuasif serta dapat diidentifikasi secara jelas nara sumbernya yang berkonotasi positif.
Pengertian secara umum tentang istilah kampanye yang dikenal sejak 1940-an adalah menampilkan suatu kegiatan yang bertitik tolak untuk membujuk. Di bawah ini terdapat beberapa definisi para ahli sebagai berikut :
1.         Leslie B.Snyder (2002)
Kampanye komunikasi merupakan aktivitas komunikasi yang terorganisasi, secara langsung ditujukan kepada khalayak tertentu pada periode waktu yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan tertentu.
2.         Pfau dan Parrot(1993)
Suatu kampanye yang secara sadar, menunjang dan meningkatkan proses pelaksana yang terencana pada periode tertentu bertujuan untuk mempengaruhi khalayak sasaran tertentu.

B.      Perbedaan kampanye dan propaganda
1.          Kampanye tidak dapat digunakan dalam bidang promosi dan publikasi untuk tujuan bidang komersial, karena kegiatan bidang tersebut sudah mempunyai spesialisasi tersendiri.
2.          Kegiatan propaganda diluar bidang ekonomi dan politik, pada umumnya adalah suatu kampanye, misalnya kampanye penghijauan, kampanye ASI, pelestarian lingkungan.
3.          Perbedaan dasar antara propaganda dan kampanye adalah pada umumnya propaganda kegiatan bersifat kontinyu atau berkesinambungan. Sedangkan kampanye bersifat temporer dan terbatas pada waktu dan tema tertentu.
4.          Kampanye masyarakat yang didefinisikan sebagai suatu usaha yang terencana dan berjalan untuk memberikan informasi, mendidik dan meyakinkan bagian dari kehidupan sosial masyarakat untuk tujuan pembangunan khusus. Tujuan kampanye adalah membentuk suatu perubahan sosial, dan perubahan ini bisa menyangkut keadaan sosal atau kondisi tingkat pendidikan masyarakat tertentu.

C.      Jenis-jenis Kampanye
Aktivitas kampanye berkaitan dengan apa tujuan dari kampanye itu tersebut dilakukan,siapa target saasarannya dan dalam rangka kegiatan apa. Dalam berbagai kegiatan tersebut terdapat beberapa jenis program kampanye yang dilaksanakan secara prinsip merupakan kegiatan yang bertitik tolak untuk memotovasi atau membujuk. Menurut Charles U.Larson
1.         Product-oriented Campaign
Kegiatan dalam kampanye berorientasi kepada produk, dan biasanya dilakukan dalam kegiatan komersial. sebagai contoh misalnya, Kampanye promosi peluncuran pemasaran suatu produk baru, perubahan logo baru, dan kegiatan pemasaran lainnya.
2.      Candidate-orieted campaign
Kegiatan kampanye yang berorientasi bagi calon kandidat untuk kepentingan kampanye politik yang berupaya meraih dukungan sebanyak-banyaknya dari masyarakat.
3.      Ideological or cause-oriented campaign
Jenis kampanye ini bertujuan dan bersifat khusus dan berdimensi pada perubahan social dan bersifat nonkomersil. Contohnya : kampanye anti narkoba, anti pornografi, dan lain sebagainya.

D.     Teknik berkampanye
Partisipasi, yaitu teknik yang mengikutsertakan (partisipasi) atau peran serta komunikasi atau audiensi yang memancing minat atau perhatian yang sama ke dalam suatu bagian kampanye dengan tujuan untuk menumbuhkan saling pengertian, menghargai, kerja sama dan toleransi.
1.         Asosiasi
Asosiasi, menyajikan isi kampanye yang berkaitan dengan suatu peristiwa atau objek yang tengah ramai atau yang sedang dibicarakan agar dapat memancing perhatian masyarakat.
2.         Teknik Integratif
Teknik ini adalah bagaimana untuk menyatukan diri (komunikator) kepada khalayaknya secara komunikatif dengan mengucapkan kata-kata : “ Kita, kami, anda sekalian atau untuk anda,dan sebagainya, yang artinya mengandung makna bahwa yang disampaikan pihak komunikator bukan kepentingan dirinya atau perusahaannya, atau bukan untuk mengambil keuntungan sepihak, tetapi mengambil mamfaat secara bersama, demi untuk kepentingan bersama”.
3.         Teknik Ganjaran
Teknik ganjaran bermaksud untuk mempengaruhi komunikan dengan suatu ganjaran atau menyajikan sesuatu dengan iming-iming hadiah, dan lain sebagainya dengan dua kemungkinan. Bisa berupa benefit atau mamfaat, kegunaan dan bisa berupa ancaman, kekhawatiran dan suatu yang menakutkan
4.         Teknik Penataan Patung ES
Hal ini merupakan suatu upaya dalam menyampaikan pesan suatu kempanye sedemikian rupa sehingga enak dilihat, didengar, dibaca, dirasakan dan sebagainya.
5.         Memperoleh empeti
Suatu teknik berkampanye dalam menempatkan diri dalam posisi komunikan, ikut merasakan dan peduli situasi atau kondisi pihak komunikan.
6.         teknik koersi atau paksaan
Dalam komunikasi melakukan kampanye lebih menekankan suatu paksaan yang dapat menimbulkan ketakutan atau kekhawatiran bagi pihak komunikan yang tidak mau tunduk melalui suatu ancaman tertentu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMPANYE PUBLIC RELATIONS A.       Pengertian Kampanye Kampanye Public Relations (PR campaign) dalam arti sempit bertujuan meningkatkan...